Huruf Berjalan

Rainbow Zoomer PhotoWork Bekasi Utara

Selasa, 14 Februari 2012

Mengecoh Monyet - Cerita Lucu Abu Nawas

Abu Nawas sedang berjalan-jalan santai. Ada kerumunan masa. abu nawas bertanya kepada seorang kawan yang kebetulan berjumpa di tengah jalan.
“Ada kerumunan apa di sana?” tanya abu nawas.
“Pertunjukkan keliling yang melibatkan monyet ajaib.”
“Apa maksudmu dengan monyet ajaib?” kata abu nawas ingin tahu.
“Monyet yang bisa mengerti bahasa manusia, dan yang lebih menakjubkan adalah monyet itu hanya mau tunduk kepada pemiliknya saja.” kata kawan abu nawas menambahkan.
Abu Nawas makin tertarik. la tidak tahan untuk menyaksikan kecerdikan dan keajaiban binatang raksasa itu.
Kini abu nawas sudah berada di tengah kerumunan para penonton. Karena begitu banyak penonton yang menyaksikan pertunjukkan itu, sang pemilik monyet dengan bangga menawarkan hadiah yang cukup besar bagi siapa saja yang sanggup membuat monyet itu mengangguk-angguk.
Tidak heran bila banyak diantara para penonton mencoba maju satu persatu. Mereka berupaya dengan beragam cara untuk membuat monyet itu mengangguk-angguk, tetapi sia-sia. Monyet itu tetap menggeleng-gelengkan kepala.
Melihat kegigihan monyet itu abu nawas semakin penasaran. Hingga ia maju untuk mencoba. Setelah berhadapan dengan binatang itu abu nawas bertanya, “Tahukah engkau siapa aku?” Monyet itu menggeleng.
“Apakah engkau tidak takut kepadaku?” tanya abu nawas lagi. Namun monyet itu tetap menggeleng.
“Apakah engkau takut kepada tuanmu?” tanya abu nawas memancing. Monyet itu mulai ragu.
“Bila engkau tetap diam maka akan aku laporkan kepada tuanmu.” lanjut abu nawas mulai mengancam. Akhirnya monyet itu terpaksa mengangguk-angguk.
Atas keberhasilan abu nawas membuat monyet itu mengangguk-angguk maka ia mendapat hadiah berupa uang yang banyak. Bukan main marah pemilik monyet itu hingga ia memukuli binatang yang malang itu. Pemilik monyet itu malu bukan kepalang. Hari berikutnya ia ingin menebus kekalahannya. Kali ini ia melatih monyetnya mengangguk-angguk.
Bahkan ia mengancam akan menghukum berat monyetnya bila sampai bisa dipancing penonton mengangguk-angguk terutama oleh Abu Nawas. Tak peduli apapun pertanyaan yang diajukan.
Saat-saat yang dinantikan tiba. Kini para penonton yang ingin mencoba, harus sanggup membuat monyet itu menggeleng-gelengkan kepala. Maka seperti hari sebelumnya, banyak para penonton tidak sanggup memaksa monyet itu menggeleng-gelengkan kepala. Setelah tidak ada lagi yang ingin mencobanya,
abu nawas maju. la mengulang pertanyaan yang sama.
“Tahukah engkau siapa daku?” Monyet itu mengangguk.
“Apakah engkau tidak takut kepadaku?” Monyet itu tetap mengangguk.
“Apakah engkau tidak takut kepada tuanmu?” pancing abu nawas. Monyet itu tetap mengangguk karena binatang itu lebih takut terhadap ancaman tuannya daripada abu nawas.
Akhirnya abu nawas mengeluarkan bungkusan kecil berisi balsam panas. “Tahukah engkau apa guna balsam ini?” Monyet itu tetap mengangguk.
“Baiklah, bolehkah kugosokselangkangmu dengan balsam?” Monyet itu mengangguk.
Lalu abu nawas menggosok selangkang binatang itu. Tentu saja monyet itu merasa agak kepanasan dan mulai-panik.
Kemudian abu nawas mengeluarkan bungkusan yang cukup besar. Bungkusan itu juga berisi balsam.
“Maukah engkau bila balsam ini kuhabiskan untuk menggosok selangkangmu?”
Abu Nawas mulai mengancam. Monyet itu mulai ketakutan. Dan rupanya ia lupa ancaman tuannya sehingga ia terpaksa menggeleng-gelengkan kepala sambil mundur beberapa langkah.
Abu Nawas dengan kecerdikan dan akalnya yang licin mampu memenangkan sayembara meruntuhkan kegigihan monyet yang dianggap cerdik.
Ah, jangankan seekor monyet, manusia paling pandai saja bisa dikecoh abu nawas!

Cerita Lucu Abu Nawas Kategori : Humor Abu Nawas

Alkisah, Abunawas bertugas menjadi pengawal raja, kemanapun Raja pergi Abunawas selalu ada didekatnya .
Raja membuat Undang Undang kebersihan lingkungan, yang pada salah satu fasalnya berbunyi, Dilarang berak di sungai kecuali Raja atau seijin Raja, pelanggaran atas fasal ini adalah hukuman mati.
Suatu hari Raja mengajak Abunawas berburu ke hutan, ndilalah Raja kebelet berak, karena di hutan maka Raja berak di sungai yang airnya mengalir ke arah utara.
Raja berak di suatu tempat, eee Abunawas ikut berak juga di sebelah selatan dari Raja, begitu Raja melihat ada kotoran lain selain kotoran nya, raja marah, dan diketahui yang berak adalah Abunawas .
Abunawas dibawa ke pengadilan, Abunawas divonis hukuman mati, sebelum hukuman dilaksanakan, Abunawas diberi kesempatan membela diri, kata Abunawas
“Raja yang mulia, aku rela dihukum mati, tapi aku akan sampaikan alasanku kenapa aku ikut berak bersama raja saat itu, itu adalah bukti kesetiaanku pada paduka raja, karena sampai kotoran Rajapun harus aku kawal dengan kootoranku, itulah pembelaanku dan alasanku Raja. Hukumlah aku.”
Abunawas yang divonis mati, diampuni dan malah diberi hadiah rumah dan perahu kecil untuk tempat kotoran nya mengawal kotoran raja.

cerita lucu abu nawas dan ibu angkatnya

Pada suatu hari abu nawas menghadap ke Istana. Ia pun bercakap-cakap dengan Sultan dengan riang gembira. Tiba-tiba terlintas dalam pikiran di benak Sultan. “Bukankah Ibu si abu nawas ini sudah meninggal? Aku ingin mencoba kepandaiannya sekali lagi, Aku ingin menyuruh dia membawa ibunya ke istanaku ini. Kalau berhasil akan aku beri hadiah seratus dinar.
“Hai, abu nawas,” titah Sultan, “Besok bawalah Ibumu ke istanaku, nanti aku beri engkau hadiah seratus dinar.”

Abu Nawas kaget. “Bukankah beliau sudah tahu kalau ibuku sudah meninggal, tapi mengapa beliau memerintahkan itu,” pikirnya. Namun dasar abu nawas, ia menyanggupi perintah itu. “Baiklah, tuanku, esok pagi hamba akan bawa ibu hamba menghadap kemari,” jawabnya mantap. Setelah itu ia pun mohon diri.

Sesampai di rumah, setelah makan dan minum, ia pergi lagi. Dijelajahinya sudut-sudut negeri itu, menyusuri jalan, lorong dan kampung, untuk mencari seorang perempuan tua yang akan dijadikan sebagai ibu angkat. Rupanya tidak mudah menemukan sesosok perempuan tua. Setelah memeras tenaga mengayun langkah kesana kemari hingga jontor, barulah ia menemukan yang dicari. Perempuan itu adalah seorang pedagang kue apem di pinggir jalan yang sedang memasak kue-kue dagangannya. Dihampirinya perempuan tua itu.

“Hai, ibu, bersediakah engkau kujadikan ibu angkat?” kata abu nawas.

“Kenapa engkau berkata demikian?” tanya si Ibu tua itu. “Apa alasannya?”

Maka diceritakanlah perihal dirinya yang mendapat perintah dari Sultan agar membawa ibunya ke istana. Padahal ibunya sudah meninggal. Juga dijanjikan akan membagi dua hadiah dari Sultan yang akan diterimanya. “Uang itu dapat ibu simpan untuk bekal meninggal bila sewaktu-waktu dipanggil Tuhan,” kata abu nawas.

“Baiklah kata si Ibu tua itu, aku sanggup memenuhi permintaanmu itu.”

Setelah itu abu nawas menyerahkan sebuah tasbih dengan pesan agar terus menghitung biji tasbih itu meskipun di depan Sultan, dan jangan menjawab pertanyaan yang diajukan. Sebelum meninggalkan perempuan itu, abu nawas wanti-wanti agar rencana ini tidak sampai gagal. Untuk itu ia akan menggendong perempuan tua itu ke istana.

“Baiklah anakku, moga-moga Tuhan memberkatimu,” Kata si ibu tua.

“Dan terutama kepada Ibuku…”

Keesokan harinya pagi-pagi sekali abu nawas sudah sampai di istana lalu memberikan salam kepada Sultan.

“Waalaikumsalam, abu nawas,” jawab Sultan. Setelah itu Sultan memandang abu nawas. Bukan main terkejutnya Sultan melihat abu nawas menggendong seorang perempuan tua. “Siapa yang kamu gendong itu?” tanya Sultan. “Diakah ibumu?” tapi kenapa siang begini kamu baru sampai?”

“Benar, tuanku, inilah ibu Patik, beliau sudah tua dan kakinya lemah dan tidak mampu berjalan kemari, padahal rumahnya sangat jauh. Itu sebabnya patik gendong ibu kemari,” kata abu nawas sambil mendudukkan ibu tua di hadapan Sultan.

Setelah duduk ibu tua itu pun memegang tasbih dan segera menghitung biji tasbih tanpa henti meski Sultan mengajukan beberapa pertanyaan kepadanya. Tentu saja Sultan tersinggung, “Ibumu sangat tidak sopan, lagi pula apa yang dikatakannya itu sampai tidak mau berhenti?”

Sembah abu nawas, “Ya tuanku Syah Alam, suami ibu patik ini 99 banyaknya. Beliau sengaja menghafal nama-nama mereka satu persatu, dan tidak akan berhenti sebelum selesai semuanya.”

Seratus Dinas

Demi mendengar ucapan abu nawas tadi perempuan tua itu pun melempar tasbih dan bersembah datang kepada Sultan. “Ya tuanku Syah Alam,” katanya, “Adapun patik ini dari muda sampai tua begini hanya seorang suami hamba. Apabila sekarang ini berada di hadapan tuanku, itu adalah atas permintaan abu nawas. Dia berpesan agar patik menghitung-hitung biji tasbih dan tidak menjawab pertanyaan tuanku. Nanti abu nawas akan membagi dua hadiah yang akan diterimanya dari tuanku.”

Begitu mendengar ucapan perempuan tua itu Sultan tertawa dan menyuruh memukul abu nawas seratus kali. Ketika perintah itu akan dilaksanakan, abu nawas minta izin untuk dipertemukan dengan Sultan. “Ya tuanku, hukuman apakah yang akan tuanku jatuhkan kepada hamba ini?”

“Karena engkau berjanji kepadaku akan membawa ibumu kemari, akupun berjanji akan memberi hadiah uang seratus dinar, tapi karena kamu tidak bisa memenuhi janjimu, dapatlah engkau seratus kali pukulanku,” kata Sultan.

“Ya tuanku, Syah Alam,” kata abu nawas, “Patik berjanji dengan perempuan tua ini akan membagi dua hadiah yang akan tuanku berikan kepada hamba, tetapi karena sekarang hamba mendapat dera, hadiah itu juga harus dibagi dua, karena yang bersalah dua orang, patik terimalah hukuman itu, tetapi lima puluh seorang dengan perempuan tua ini.”

Dalam hati Sultan bergumam, “Jangankan dipukul lima puluh kali, dipukul sekali saja perempuan tua ini tidak akan mampu berdiri.” Setelah itu Sultan memberi lima puluh dinar kepada perempuan tua itu sambil berpesan agar tidak cepat percaya kepada abu nawas bila lain kali menemuinya. Dengan suka cita diterimanya hadiah itu dan dipandangnya abu nawas.

“Ya tuanku Syah Alam, ampun beribu ampun, jika ibuku telah mendapat anugerah dari paduka, tidak adil kiranya bila anaknya ini dilupakan begitu saja.”

“Hmm…ya, terimalah pula bagianmu,” ujar baginda sambil tersenyum, “Ini…”

Semua orang tertawa dalam hati. Setelah abu nawas bermohon diri pulang ke rumah. Demikian pula perempuan tua itu dan semua yang hadir di Balairung, dengan perasaan masing-masing.

cerita lucu abu nawas - Ibu Sejati

Entah sudah berapa hari kasus seorang bayi yang diakui oleh dua orang ibu yang sama-sama ingin memiliki anak. Hakim rupanya mengalami kesulitan memutuskan dan menentukan perempuan yang mana sebenarnya yang menjadi ibu bayi itu.
Karena kasus berlarut-larut, maka terpaksa hakim menghadap Baginda Raja untuk minta bantuan. Baginda pun turun tangan. Baginda memakai taktik rayuan. Baginda berpendapat mungkin dengan cara-cara yang amat halus salah satu, wanita itu ada yang mau mengalah. Tetapi kebijaksanaan Baginda Raja Harun Al Rasyid justru membuat kedua perempuan makin mati-matian saling mengaku bahwa bayi itu adalah anaknya. Baginda berputus asa.
Mengingat tak ada cara-cara lain lagi yang bisa diterapkan Baginda memanggil abu nawas.abu nawas hadir menggantikan hakim. abu nawas tidak mau menjatuhkan putusan pada hari itu melainkan menunda sampai hari berikutnya. Semua yang hadir yakin abu nawas pasti sedang mencari akal seperti yang biasa dilakukan. Padahal penundaan itu hanya disebabkan algojo tidak ada di tempat.
Keesokan hari sidang pengadilan diteruskan lagi. Abu Nawas memanggrl algojo dengan pedang di tangan. abu nawas memerintahkan agar bayi itu diletakkan di atas meja.
“Apa yang akan kau perbuat terhadap bayi itu?” kata kedua perempuan itu saling memandang. Kemudian abu nawas melanjutkan dialog.
“Sebelum saya mengambil tindakan apakah salah satu dari kalian bersedia mengalah dan menyerahkan bayi itu kepada yang memang berhak memilikinya?”
“Tidak, bayi itu adalah anakku.” kata kedua perempuan itu serentak.
“Baiklah, kalau kalian memang sungguh-sungguh sama menginginkan bayi itu dan tidak ada yang mau mengalah maka saya terpaksa membelah bayi itu menjadi dua sama rata.” kata abu nawas mengancam.
Perempuan pertama girang bukan kepalang, sedangkan perempuan kedua menjerit-jerit histeris.
“Jangan, tolongjangan dibelah bayi itu. Biarlah aku rela bayi itu seutuhnya diserahkan kepada perempuan itu.” kata perempuan kedua. abu nawas tersenyum lega. Sekarang topeng mereka sudah terbuka. abu nawas segera mengambil bayi itu dan langsurig menyerahkan kepada perempuan kedua.
Abu Nawas minta agar perempuan pertama dihukum sesuai dengan perbuatannya. Karena tak ada ibu yang tega menyaksikan anaknya disembelih. Apalagi di depan mata. Baginda Raja merasa puas terhadap keputusan abu nawas. Dan .sebagai rasa terima kasih, Baginda menawari abu nawas menjadi penasehat hakim kerajaan. Tetapi abu nawas menolak. la lebih senang menjadi rakyat biasa.

ayam dan sapi benci manusia

Ayam: Pi, gue benci banget sama manusia!
Sapi: Mang kenapa Yam?
Ayam: Masa gw baru makan beras sedikit aja udah diusir,ditendang…. Padahal mereka hampir tiap hari makan telor dan daging gue, sebel, benci, kesel, marah banget gue jadinya ama mereka.
Sapi: Mang loe doang yang benci, gue mah lebih dari itu……..
Ayam: Mang loe kenapa Pi?
Sapi: Bayangin ye!!….loe taukan hampir tiap hari susu gue dipencet-pencet, diremas-remas dan di elus-elus, tapi ga pernah gue dinikahin… Sakitttttttttttttttttt bathin gue Yam, mang dia pikir gue jablay apa!

Lawan Kata kocak

Kelas yg tdinya ribut, menjadi sunyi-senyap setelah guru Bahasa Indonesia yang paling ditakuti itu telah masuk ke dalam ruang kelas. Wajahnya garang seperti harimau kelaparan.
Murid2: “Selamat pagi, Bu Guru!”
Bu Guru (dengan suara melengking): “Mengapa blg selamat pagi saja, Kalau begitu siang, sore dan malam kalian mendoakan saya tidak selamat ya?”
Murid2: “Selamat pagi, siang dan sore Bu Guru…”
Bu guru: “Kenapa panjang sekali? Tidak pernah orang mengucapkan selamat seperti itu! Katakan saja selamat sejahtera, kan lebih bagus didengar dan penuh makna? Lagipula ucapan ini meliputi semua masa dan keadaan.”
Murid2: “Selamat sejahtera Bu Guru!”
Bu Guru: “Sama-sama, duduk! Dengar baik-baik!! Hari ini saya mau menguji kalian semua tentang lawan kata atau antonim kata. Kalau saya sebutkan perkataannya, kamu semua harus cepat menjawabnya dengan lawan katanya, mengerti?”
Murid2: “Mengerti Bu Guru…”
Guru: “Pandai!”
Murid2: “Bodoh!”
Guru: Tinggi!
Murid2: Rendah!
Guru: Jauh!
Murid2: Dekat!
Guru: Berjaya!
Murid2: Menang!
Guru: Salah itu!
Murid2: Betul ini!
Guru (geram): Bodoh!
Murid2: Pandai!
Guru: Bukan!
Murid2: Ya!
Guru (mulai pusing): Oh Tuhan!
Murid2: Oh Hamba!
Guru: Dengar ini…
Murid2: Dengar itu…
Guru: Diam!!!!!
Murid2: Ribut!!!!!
Guru: Itu bukan pertanyaan, bodoh!!!
Murid2: Ini adalah jawaban, pandai!!!
Guru: Mati aku!
Murid2: Hidup kami!
Guru: Saya rotan baru tau rasa!!
Murid2: Kamu akar lama tak tau rasa!!
Guru: Malas aku ngajar kalian!
Murid2: Rajin kami belajar bu guru…
Guru: Kalian gila semua!!!
Murid2: Kami waras sebagian!!!
Guru: Cukup! Cukup!
Murid2: Kurang! Kurang!
Guru: Sudah! Sudah!
Murid2: Belum! belum!
Guru: Mengapa kamu semua bodoh sekali?
Murid2: Sebab saya seorang pandai!
Guru: Oh! Melawan, ya??!!
Murid2: Oh! Mengalah, tidak??!!
Guru: Kurang ajar!
Murid2: Cukup ajar!
Guru: Habis aku!
Murid2: Kekal Kamu!
Guru (putus asa): O.K. Pelajaran sudah habis!
Murid2: K.O. Pelajaran belum mulai!
Guru: Sudah, bodoh!
Murid2: Belum, pandai!

Akibat Kucing Ngeselin

Ada seorang suami yang benci banget kucing istrinya. Suatu hari waktu istrinya ke pasar si kucing dimasukan ke dalam mobil dan dibawa sejauh 10 km lalu dibuang. Sang suami pulang dengan hati senang.
Namun begitu sampai dirumah ternyata si kucing sudah pulang duluan dan lagi asik nangkring diatas pagar. Dengan emosi, si kucing dimasukan kembali ke mobil dan dibawa pergi. Setelah kira2 20 km kucing itu dibuang ke jalan begitu saja dan si suami pulang dengan hati lega.
Eh,begitu sampai dirumah si kucing ternyata sudah duluan pulang, lagi tiduran di ruang tamu.
Kali ini sang suami benar2 habis kesabarannya. Si kucing dimasukan lagi kedalam mobil trus di bawa keluar masuk tol, keluar masuk gang kecil, belok kanan kiri, belok kiri kanan, masuk tol lagi, masuk gang lagi dan akhirnya dibuang kejalan…
3 jam kemudian si suami nelpon istrinya…..
Suami : sayang loe dimana? Dirumah? Kucing loe ada dirumah gak?
Istri : ada tuh lagi di teras.
Suami :cepetan telponnya kasih dia!! Gua nyasar nih..

Anak Bego Bapak Kepradah

Ini sebuah kisah nyata pertengkaran hebat suami istri yang gak sepantasnya dicontoh, apalagi melibatkan anak-anak. Mohon dijadikan pelajaran. Begini ceritanya:
Ratna adalah seorang ibu rumah tangga yg selalu setia pada suaminya. Dia selalu menunggu kedatangan suaminya pulang dari kantor utk menyambutnya dengan cinta dan kasih sayang. Suatu hari, Ratna ingin memasakkan makanan istimewa untuk suaminya. Dia menelpon handphone sang suami untuk menanyakan apa makanan yg diinginkannya hari itu.
Ah… ternyata pulsa Ratna habis. Dia berteriak pada Tono, anaknya yg sedang bermain PS di lantai atas. “Ton…tolong teleponin*hp papamu, pulsa mama habis nih. Bilang sama papa, mama nanyain papa mau makan apa hari ini.”
“Iya ma,” jawab Tono.
Tak lama kemudian Tono turun. “Sudah 3 kali Tono telpon, tapi papa nggak jawab ma, yang jawab malah cewek,” ujar Tono. Muka Ratna merah padam tapi dia berusaha menahan kemarahan di depan anaknya. “Ya sudah kamu naik ke atas,” katanya.
Sorenya sang suami pulang dan tanpa basa basi Ratna langsung memukulnya dengan sapu di rumah tanpa ampun.
Sang suami berteriak teriak kesakitan. Ratna tidak peduli, kemarahannya memuncak. Para tetangga berdatangan dan melerai, pak RT juga datang.
Setelah disabarkan, Ratna menanyakan pada suaminya siapa wanita yang diselingkuhinya. Sang suami membantah, mereka saling.tuduh. Akhirnya Tono dipanggil. “Ini saksinya anakmu. 3 kali dia
menelpon hpmu, yang jawab pelacurmu itu,” ujar Ratna kasar. “Bilang Ton, apa bener kamu denger cewek ngangkat hp papa???”
“i..i..i..yaaa pa.”
“Hah bohong kamu.!!!!!!. Emang cewek itu bilang apa.?????”
“Di… di…. di.. aa bilang:”
“Nomor yang anda tuju sedang tidak aktif atau berada di luar servis area. Cobalah beberapa saat lagi.

kata bijak humor :D

Kadang kala, jalan yang sedang kita lalui, tidak sepenting arah yang kita tuju.


Setiap orang mencoba mencapai suatu hal yang besar, tanpa menyadari, bahwa hidup itu adalah kumpulan dari hal-hal kecil.


Belajar ketika orang lain tidur, bekerja ketika orang lain bermalasan, dan bermimpi ketika orang lain berharap.


Imajinasi jauh lebih penting dari pada pengetahuan.


Saya belajar selama saya hidup. Batu nisan akan menjadi ijazah saya.


Bersikaplah seperti kuntilanak, dalam keadaan apapun selalu tertawa, tirulah tuyul, kecil-kecil sudah bisa cari duit, contohlah jailangkung, datang gak dijemput, pulang gak di antar.


Kesuksesan berawal dari impian, impian hadir di saat tidur, jadi kalau mau sukses, mendingan tidur.


Cintailah tetanggamu sebagaimana kamu mencintai istrimu, tapi awas jangan ketahuan mertua atau bini, bisa-bisa di gampar.


kebohongan adalah kejujuran yang tertunda.




malu bertanya sesat di jalan, terlalu banyak tanya = malu-maluin.


uang tidak bisa membeli kebahagian, tetapi punya uang lebih bahagia daripada tidak punya.


Sepandai-pandai menyimpan Istri Muda, akhirnya Tua juga.


Latihan membawa kesempurnaan, tapi tiada orang yang sempurna, jadi ngapain latihan?


Ringan sama dijinjing, berat elu yang bawa.


Sesungguhnya beruntunglah orang-orang jomblo, karena bisa menikmati siaran langsung sepakbola liga Inggris tiap malam minggu.


Menahan gelak tawa itu tidak sehat. Gelak tawa akan turun ke bawah dan membasahi celana Anda. 


Pakaian itu adalah pagar pelindung, Pagar seharusnya melindungi tanpa menghalangi pemandangan yang indah


Cara terbaik untuk mewujudkan impianmu adalah bangun dari tidur. 


Dalam pantat yang sehat, terdapat kentut yang kuat


Semakin banyak belajar, semakin banyak yang kita tahu, Semakin banyak yang kita tahu, semakin banyak yang kita lupa, Semakin banyak yang kita lupa, semakin sedikit yang kita tahu. Jadi kenapa kita sibuk belajar ?


Diam itu emas, emas itu kuning, kuning itu tai, jadi diam-diam cepirit


Orang bijaksana tidak menikah, Setelah menikah mereka menjadi bijak sana dan bijak sini


Berakit-rakit dahulu berenang-renang ke tepian...bersakit-sakit dahulu, meriang-meriang kemudian...


Saya tidak ngiler dengan harta atau tahta...tapi saya ngiler kalo tidur miring


Kegagalan adalah kesuksesan yang tertunda...kebohongan adalah kejujuran yang tertunda 


Berlatih membuat kita menjadi sempurna, tapi tidak ada manusia yang sempurna, jadi buat apa kita susah payah berlatih?


Jangan pernah jatuh cinta sama sekampung, karena satu saja sudah repot, bagaimana kalau satu kampung..??

Senin, 06 Februari 2012

update status via blackberry

Untuk Update Status Facebook via Facebook for BlackBerry tak perlu susah-susah, tinggal tulis statusmu di sini dan Sim Salabim...


.::Add Me in Facebook::.

ARSIP UNTUK ‘SEMUA TENTANG NARUTO’ KATEGORI

Tingkatan resmi Murid Akademi Akademi adalah tempat dimana calon-calon ninja memulai latihannya; mereka belum bisa disebut sebagai ninja sebelum mereka lulus akademi. Murid-murid di akademi diberikan materi dan latihan-latihan beladiri ninja tingkat dasar, seperti jurus bunshin no jutsu, kawarimi no jutsu, dll. Setelah menjalani ujian dan lulus dari akademi, murid-murid akan menerima sebuah ikat kepala [...]
Naruto dilahirkan pada 10 Oktober, tahunnya tidak diketahui. Asal usul ibu bapak dan saudaranya yang lain masih merupakan misteri. Sejak dilahirkan lagi, syaitan musang berekor sembilan, Kyubi no Yoko yang cuba membinasakan Konoha dikurung dalam badan Naruto oleh AYA HNYA HOKAGE KE EMPAT. Ayah Naruto Namikaze Minato merupakan Hokage generasi keempat manakala ibunya bernama Uzumaki [...]
Hashirama Senju (Shodaime Hokage) Hokage Pertama Umur : – Tanggal Lahir : – Desa : Konoha Gakure ( Desa daun Tersembunyi). Golongan darah : -. Warna mata : Hitam. Warna rambut : Hitam. Tinggi : 185 cm. Berat : 74 kg. Nama aslinya tidak diketahui karena tidak ada yang menyebut namanya. Tetapi sebagian besar masyarakat [...]
Clan Uchiha (Spesialis Jurus Sharingan) Clan ini adalah clan yang paling ditakuti oleh banyak orang yang memiliki kemampuan sharingan melalui matanya sehingga mampu melakukan genjutsu tingkat tinggi, copy jurus, dan lain sebagainya. Untuk Saat ini Clan uchiha terdiri atas dua orang saja yaitu Uchiha Itachi dan Uchiha Sasuke. Uchiha Itachi membunuh anggota clan lainnya untuk [...]
Kuchiyose Kuchiyose Spesies Katak Saat ini kita tahu hanya tiga orang yang telah menandatangani kontrak summoning dan dapat menghubungi KUCHIYOSENYA masing – masing. ke tiga Semua tersebut berasal dari Desa Daun Tersembunyi mereka adalah Jiraiya, Hokage keempat dan Naruto. Ada beberapa jenis KUCHIYOSE jenis katak. Mereka adalah : Gamabunta Raja Katak Gamabunta adalah mimpi yang [...]
Klan Hyuuga adalah salah satu klan tertua di Konoha. Mereka telah ada sejak lahirnya desa. Bertahun-tahun yang lalu hidup seorang gadis dari klan Hyuuga yang jatuh cinta kepada orang asing. Ia memutuskan untuk menikah dengan dengan orang itu dan mengundang banyak protes dari klannya. Tetapi, orang yang ingin dinikahinya sesungguhnya bukanlah manusia. Namanya adalah Sojobo. [...]
RASENGAN Rasengan (bahasa Indonesia: “putaran spiral”) adalah salah satu ninjutsu elit tingkat A. Dibuat oleh Hokage Keempat/Minato Namikaze setelah tiga tahun proses pembuatan. Teknik ini tidak membutuhkan segel tangan tetapi kontrol chakra yang baik dari pengguna. Rasengan menghancurkan apa saja yang mengenainya dan membuat luka yang parah. Level dari pengontrolan chakra yang dibutuhkan sangat tinggi [...]
SHARINGAN Ini adalah jurus yang dimiliki klan Uchiha. Sharingan adalah suatu jenis khusus kondisi pupil yang secara alami terjadi dalam semua anggota klan Uchiha, meskipun demikian tidak semua dari mereka memperoleh kemampuan untuk menggunakan itu. Itachi mengisyaratkan ada beberapa tujuan gelap akhir di balik Sharingan, yang mana diantara ia dan Sasuke mengetahuinya, tetapi serialnya telah [...]
ni ada tulisan tentang character naruto dan kawan-kawan tapi kurang lengkap si, semoga kalian suka yach…mohon di beri comment.. NARUTO UZUMAKI PROFIL Umur 12-13 (Sebelum Time Jump) 15 (Sesudah Time Jump) Tanggal lahir 10 Oktober Desa Konohagakure (Desa Daun Tersembunyi) Golongan darah B Warna mata Biru Warna rambut Pirang Tinggi 166 cm Berat 58 kg [...]